Jakarta (ANTARA News) - Palang Merah Indonesia (PMI) akan mengirimkan 50 relawan dan sembilan personel kesehatan yang sudah berpengalaman di berbagai kondisi bencana alam untuk membantu korban topan super Haiyan di Filipina.

"Relawan kita akan diberangkatkan ke Filipina, tapi menunggu informasi awal dari tim yang akan diberangkatkan malam ini," kata Ketua Bidang Pelayanan Kesehatan dan Bantuan Sosial PMI Pusat Farid Husain di Jakarta, Rabu.

Dia mengatakan, tiga orang akan diberangkatkan sebagai tim assessment pada Rabu malam untuk mengetahui bantuan yang dibutuhkan para korban.

Farid mengatakan, relawan yang dikirim tersebut adalah orang-orang yang sudah berpengalaman. "Kita punya pengalaman seperti ini sebab bencana yang paling besar seperti tsunami pernah terjadi di Indonesia," ujarnya.

Sementara, Kepala Markas PMI Pusat Rapiuddin Hamarung mengatakan, relawan yang dikirim sudah biasa menangani penanganan tanggap darurat di luar negeri seperti Myanmar, Jepang dan Pakistan.

"Jadi sudah berpengalaman dalam penanganan bencana seperti juga di Aceh dan Merapi," katanya.

Selain relawan, PMI juga mengirimkan bantuan pangan sebanyak 30 ton senilai Rp2,8 miliar, peralatan kebersihan 2.000 paket, 2.000 selimut, 1.000 tenda keluarga dan 10.000 dus mi instan. PMI juga mengirimkan truk tangki air bersih.

Bantuan tersebut akan diberangkatkan pada 19 November 2013 lewat jalur laut.